Posts

Strong Hearted (Kuat Hati)

Image
Menurut definisi dari internet: "your strong hearted when you don't give up, you fight for what you believe is right, your not intimidated, and you let nothing get in your way", yang artinya adalah kamu memiliki hati yang kuat apabila tidak (mudah) menyerah, memperjuangkan apa yang diyakini benar, tidak ter-intimidasi oleh apapun, dan tidak membiarkan apapun menghalangi jalan (menuju suatu tujuan). Kuat hati ini bisa diaplikasikan untuk berbagai sisi dalam kehidupan kita, dari urusan keluarga, urusan pekerjaan, urusan hubungan suami istri, hubungan anak dan orang tua, urusan rumah tangga, urusan hubungan atasan dan bawahan, urusan pertemanan, dan sebagainya. Namun, dalam tulisan ini aku mau sederhanakan untuk urusan hubungan sepasang manusia, mungkin sedikit melebar antara hubungan keluarga dekat, dengan orang tua atau pun anak. Sebagai psikolog gadungan, tempat banyak orang curhat kepadaku, aku belajar bahwa banyak hubungan yang tidak sehat/tidak baik yang terjad...

Happy Birthday Dearest Hubby

Image
Pertama kali bertemu dengannya adalah tanggal 3 April 1993, masih segar dalam ingatanku saat kita bertemu di Bubur Sukabumi di Jalan Pemuda, yang sekarang bahkan restorannya sudah menjadi toko olah raga kalau tidak salah. Jadi ceritanya, sahabatku Yuyun yang sudah pacaran dengan Deddy, akan mengenalkan aku dengan dia, sepupunya Deddy. Mau double date lah.....triple date sebetulnya, namun "pasangan" yang satunya gak bisa dipasangkan, karena mereka membawa teman laki-laki dan aku membawa adikku yang juga laki-laki....haha.... (bawa adik cowok biar bisa nemenin bawa mobil dan bisa pulang pagi). Singkat cerita, dari Bubur Sukabumi, kita lanjut hang-out ke suatu tempat di Jakarta Timur yang sekarang Mall nya sudah terbakar, dan lanjut ke Ancol.  Ganteng, tinggi, cool, kharismatik, dan agak-agak naughty begitulah kesanku pertama. Setelah nge- date pertama, rule -nya, gak boleh kita (cewek) yang nelpon pertama, tugas kita hanya menunggu. Mungkin aku agak old fashion , tapi un...

Lamaran

Image
Kemarin, 2 April 2017, menjadi salah satu peristiwa penting dalam keluarga kita, seorang jejaka datang ke rumah, menemui aku dan Yoga, dan mengatakan maksudnya untuk datang melamar anak gadis kami, Aisyah, akan hadir dengan orang tuanya sekitar 2 minggu ke depan. Suasananya santai, karena memang kami sudah mengenal "anak" ini sejak 3 tahun yang lalu, sejak dia mulai dekat dan berpacaran dengan Aisyah, sejak Aisyah masih kelas 2 SMA. Umurnya 24th, sudah bekerja, dan masih menjalani kuliah dalam kesibukannya bekerja. Aku sudah menceritakan tentang dia dari 2 tahun lalu, "Inikah Calon Suami Anakku" tanggal 7 Oktober 2015, dan beberapa tulisan lainnya dalam blog aku, dan masih dengan orang yang sama, dia kemarin menyampaikan niatnya untuk melamar Aisyah. Setiap orang tua pasti mengharapkan anak gadisnya, anak gadis satu satunya akan dipersunting dengan jejaka terbaik, yang baik hati, kaya raya, setia, sayang anak istri, sayang orang tua dan mertua, tampan, sholeh,...

Jangan bersedih untukku

Angin bertiup menyapa malam Tak ada suara, hanya keheningan membelai Tak ada emosi, semuanya luruh dalam rutinitas Aku tau aku mau kemana dan mau apa Mengantarkan cinta cintaku menemukan cinta mereka Dan semoga aku menemukan cintaku dalam perjalanannya Jangan bersedih untukku Aku hanya menikmati malam ini untukku

Bekal Untuk Calon Pengantin #5: Pacaran/Nikah sama Sahabat?

Pacaran/nikah sama sahabat? Ada beberapa pendapat mengenai kalimat di atas, ada yang setuju, ada yang tidak setuju. Sahabat/persahabatan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja-sama dan saling mendukung antara dua (atau lebih) entitas sosial, atau hubungan antar pribadi.  Suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan, atau afeksi, kesetiaan, melakukan dan menikmati kegiatan yang disukai bersama, saling menolong dalam kesulitan, tukar-menukar nasihat, nyaman dan menikmati saat kebersamaan, memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif, kecenderungan untuk menginginkan apa yang terbaik bagi satu sama lain, simpati dan empati, kejujuran, saling pengertian dan memiliki komitmen bersama. Beruntunglah kalian yang memiliki banyak sahabat. Banyak orang cenderung menghindari berpacaran/menikah dengan sahabat mereka, mengapa? Karena katanya aneh rasanya, biasa terbuka apa adanya dengan sahabat, sudah mengetahui dan menerima baik buruknya, tidak ada lagi yan...

Bekal Untuk Calon Pengantin #4: Ngobrol Yuk!

Ini salah satu bahasan favorit-ku, "Ngobrol Yuk!", bahasa formalnya, berkomunikasi.  Di setiap masalah yang terjadi dalam semua hubungan, baik pasangan suami istri, calon pasangan, sama pacar, dengan guru, sama teman, orang tua dan anak, dengan keluarga, dengan tetangga, dalam organisasi, di kantor, di pasar, dalam masyarakat, antara pemerintah dengan rakyat, bahkan dengan Sang Maha Pencipta, porsi terbesarnya adalah karena masalah komunikasi....... ulangi: ko.mu.ni.ka.si. Komunikasi yang baik akan sudah bisa menyelesaikan, mungkin lebih dari 80% masalah, dan selebihnya adalah hal-hal lainnya.  Bahkan Ilmu Komunikasi menjadi salah satu jurusan dalam perkuliahan, yang gelarnya harus disandang dengan menyelesaikan 144-148 SKS, itu perlu 3-4 tahun kuliah untuk menyelesaikannya.  Bayangkan betapa pentingnya komunikasi itu.  Dan kalian yang rencananya akan menikah, coba di cek dulu, apakah kalian sudah belajar berkomunikasi yang baik dengan orang tua? dengan teman? de...

Bekal Untuk Calon Pengantin #3: Pacaran Setia? atau Menikah Setia?

Ini adalah tulisan ke-3 dari serial Bekal Untuk Calon Pengantin, mengenai Pacaran Setia? atau Menikah Setia? Hm....hayoo....mau pilih mana? Banyak sekali kalian dengar dari mana mana, kalimat, "Ngapain pacaran aja mesti setia? Ntar aja setia-nya kalau sudah menikah! Pacaran itu waktunya untuk memilih-milih, jadi ga usah setia-setia amat! Rugi-lah masih muda...." Bahkan, Oom Y yang di rumah saja mengatakan hal itu kepada anak-anak, yang mana beda prinsip sama aku, Ibundanya anak-anak :-) Apa sih setia itu? Kalau menurut KBBI (Kamus Besar Bahassa Indonesia), setia artinya: Berpegang teguh (pada janji, pendirian, dan sebagainya); patuh; taat Tetap dan teguh hati (dalam persahabatan, hubungan, dan sebagainya) Kalau menurut aku, dalam suatu hubungan antara 2 manusia, baik pacaran ataupun suami istri, setia artinya tidak melakukan hal-hal yang akan menyakiti pasangannya (dengan standar normal, tidak berlaku untuk pasangan yang luar biasa cemburuan), tidak menj...