Posts

September 5, 2008 - Sebait Puisi bagi Ibunda Suwondo

Image
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun........ Sebait puisi bagi Ibunda Suparni Binti Sartu almarhum (Ibunda Suwondo)   Ibu Suparni terkasih...... aku tidak mengenal dirimu aku datang saat kau terbaring koma di rumah sakit melihatmu bagai tertidur, sangat damai   Ibu Suparni terkasih...... dari anandamu kulihat kasihmu sungguh besar dari kasih sayang anak cucumu kurasakan keikhlasanmu dari wajah wajah mereka, aku mengerti kau adalah Ibu sejati   Ibu Suparni terkasih..... pertemuan keduaku menyaksikan kau terbungkus kafan diiringi doa doa penuh kasih dari keluarga besar dan kerabat sekali lagi kusaksikan kehangatanmu dalam tangis mereka   Ibu Suparni terkasih.... kuantarkan dirimu sampai ke liang lahat tempat peristirahatanmu yang terakhir di hari baik di hari Jumat kau menghembuskan nafas terakhir di bulan baik bulan Ramadhan kau pulang dengan damai ...

March 31, 2009 - Sebait Cinta Untuk Risa

Dearest Risa sahabatku,   Betapa terkejutnya aku saat membaca berita itu. Sang pujaan hati, berpulang pada-Nya. Tak kan bisa kurasakan pedihnya, karena pasti sangat pedih. Namun ijinkan aku menuliskan larik-larik laguku. Agar menjadi penghiburan bagi hatimu yang duka. Sebait mutiara yang pernah aku dengar, bahwa, Kepedihan, kesedihan, rasa sakit adalah robeknya pembungkus pengertian. Tidak ada satu kejadianpun, yang terjadi tanpa ijin-Nya. Menangislah. ......sebentar. ..... Marahlah.... .sebentar. ...... Kemudian terjagalah, sadarlah, bahwa kekuatan terbesar untuk menjadi pemenang, Datang dari pengertian mengenai nilai diri kita yang sebenarnya, Yaitu pengertian yang tumbuh dari keberanian dalam mengalami kepedihan dan penderitaan. Seorang sahabat adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hatimu, dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu disaat dirimu berke...

May 14, 2009 - Mencintai Dengan Sederhana

Seorang sahabat datang padaku dan mencurahkan isi hatinya, mengenai kegalauan hatinya, yang sedang dilanda cinta terlarang. Aku mengenal dia cukup baik, untuk meyakini bahwa keimanannya yang kuat menyelamatkan dia dari hal-hal yang diinginkan……..eh….yang tidak diinginkan. Dalam pembicaraan yang intens dan dalam, akhirnya kita berdua mengambil kesimpulan bahwa tetap mencintai pasangan hidup yang telah dipilihkan Allah untuk kita, bukanlah hal yang mudah, apalagi dengan gencarnya “serangan” dari kehidupan kita yang begitu complicated. Menikah 10 tahun, 20 tahun, tetap menikah dan tetap mencintai, bukanlah suatu hal yang sederhana, membutuhkan kekuatan yang lebih besar daripada kekuatan untuk memindahkan gunung dan kesabaran yang yang lebih luas daripada lautan. Akan banyak sekali “tampak” alasan, bahwa sang pasangan, baik istri maupun suami, tampak sudah tidak se-hot dulu, tidak semesra dulu, tidak seromantis dulu, bahkan tidak “secantik” wanita yang berseliweran d...

April 16, 2009 - Dari Jualan Jasa Pengerasan Baja ke Jualan Susu

Sudah 1.5 minggu aku berkantor di Sudirman.  Kangen sekali menulis, karena memang “kehabisan” waktu.  Bahkan sebelum aku masuk, aku sudah di-informasikan mengenai hal-hal yang akan menjadi tanggung jawabku, termasuk di antaranya berbagai audit yang masuk berbarengan, mulai dari pajak yang sudah sampai ke court, internal audit dari head office dan financial audit dari KAP. Dari yang biasa berangkat bareng anak-anak sekalian mengantarkan sekolah, dan pulang lewat sedikit dari magrib, semenjak di sini, aku harus berangkat lebih pagi dan pulang ke rumah menjelang tengah malam. Ruarrr biasa……ritme pekerjaan-ku berubah drastis, dari yang lebih banyak di belakang meja dan report ke Sacho, menjadi lebih dinamis, dari meeting ke meeting, pekerjaan melalui email, conference call, jalan ke sana ke mari, approve ini itu, report ini itu, dan bahkan untuk duduk di belakang meja dalam waktu yang relatif lama menjadi jarang kulakukan. Itu aku senang sekali…..secara pekerjaan...

March 31, 2009 - Marabahan: Akhirnya Aku Pulang

Image
Tulisan ini adalah sepenggal tulisan yang kutulis sepulang perjalananku “Pulang Kampung” akhir 2007 lalu: Catatan Perjalanan ke Pulau Borneo 18 Desember 2007 – 1 Januari 2008 Catatan sederhana ini aku persembahkan kepada almarhum Ayahanda H. Kasuma Yuda terkasih, yang telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dan menjadi kebanggaan seluruh keluarga. 18 Desember 2007, 2 hari menjelang Idul Adha 1428H, kami berempat, Yoga suamiku, Aisyah dan Almas sejak pagi sudah bersiap-siap pergi ke Bandara Soekarno Hatta.  Kami memang agak santai, karena Flight 7P-261 Batavia Air menuju Banjarmasin baru akan take off pukul 18.05. Feeder busway Citra Indah berangkat pukul 10.30 melaju sepanjang jalan Jonggol-Cileungsi-Cibubur-Ratu Plaza Sudirman membawa kami ke awal liburan akhir tahun 2007 ke Pulau Kalimantan, kampung halaman yang tak pernah aku injak sejak 30 tahun lalu. Penerbangan kami melewati 1 jam perbedaan waktu, kami mendarat pukul 21.00 Wita di Bandara Syamsudin...

March 27, 2009 - Otanjyobi Omedeto Gozaimasu Okasan

Image
Hari ini Mama berulang tahun. 74 tahun tepatnya. Bagi sebagian besar orang Indonesia, 74 tahun itu artinya sudah di rumah saja, bahkan ada yang sudah sulit beraktifitas. Tapi Mama bukan orang Indonesia :), Mama orang Jepang, yang memang rata-rata umur hidupnya lebih panjang daripada orang Indonesia.  Beliau dengan umur sebegitu, sampai saat ini masih aktif bekerja dari jam 8 pagi (berangkat jam 5 dari rumah), dan sampai kembali di rumah jam 8 malam, Senin sampai Jumat. Sabtu-Minggu, dan hari libur lain, biasanya digunakan Mama untuk berkumpul bersama teman-temannya orang-orang Jepang, untuk bermain mahyong dan saling berbagi cerita.  Atau berbelanja di supermarket khusus makanan jepang. Mama adalah Super Woman, bagiku dan adikku.  Beliau telah menjadi single parent sejak Ayahanda meninggal, kurang lebih 3 tahun setelah menikah.  Hidupnya adalah bekerja, sebelum kami bisa mandiri, ya untuk membesarkan dan menyekolahkan kami berdua, dan saat kami tel...

March 9, 2009 - Move On

5 March 2009 Dear Sacho and Fuku-Sacho,                       I would like to inform you that this is my Resignation Letter .  I have been joining this company since the beginning, and now it’s time for me to move on. There was a great and wonderful time for me to serve this company for 6 years.  I am sorry for any mistake I have been done, I always try to do my best.  Thank you very much for all guidance for these years. I wish PMTI will be better in the future. Thank you again and very best regards, Yudiati Kuniko   Demikian isi surat pengunduran diri aku, yang telah kutulis sejak akhir Februari 2009 lalu, namun baru aku serahkan pada tanggal 5 Maret 2009, pada saat telah menerima Offering Letter dari perusahaan baru.   5 Maret 2009, setelah menunggu beberapa lama, setelah menjalani proses i...